Ketimbang empat modul yang berdiri sendiri-sendiri dan tidak nyambung satu sama lain, Otomatika memakai satu masalah nyata (menghitung ekspresi matematika) sebagai benang merah. Token dari Modul 1 dipakai sebagai simbol terminal di Modul 3. Pola regex di Modul 2 adalah cara ringkas menulis aturan yang dipakai Modul 1. Grammar di Modul 3 adalah bahan mentah buat konversi di Modul 4. Semuanya saling berkaitan, persis seperti compiler sungguhan.
Kenapa harus ekspresi aritmatika?